Postingan

Mengatasi Post Power Syndrome

Mengatasi  Post Power Syndrome  Mendapat suatu jabatan atau kekuasaan yang tinggi, terhormat merupakan cita-cita semua orang. Tak dapat dipungkiri dengan alasan mulia dan suci maupun alasan materi semata  seseorang mencari jabatan yang terhormat. Itu manusiawi karena memang setiap orang berpotensi untuk menjadi pemimpin di lembaga formal maupun nonformal, memegang jabatan tertinggi di lembaga atau organisasi masing-masing. Namun, tidak semua bisa menduduki jabatan yang diinginkan. Di antara yang mendapatkan jabatan, memimpin di wilayah kerja tertentu, yang strategis atau bahkan prestisius, tidak semua yang bisa menjalankan dengan baik. Di antara sekian orang yang berhasil menjadi pemimpin, leader yang  efektif, tidak semua yang mampu menjadikan hidupnya lebih baik setelah mengakhiri masa jabatannya. Hal itu disebabkan jabatan yang dilaksanakan tersebut menjadikan dirinya menganggap telah menempuh karier tertingginya, dan selanjutnya harus turun jabatan yang le...

Hegemoni Wacana

Hegemoni   Wacana ISIS   dan   Kebangsaan Kita Beberapa bulan terakhir, hampir semua media disibukkan dengan pemberitaan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS). Aktivitas ISIS   di Suriah, jaringan mereka yang merekrut para pamuda bahkan yang berasal dari Indonesia membuat resah masyarakat kita. Kuatnya pemberitaan seolah menempatkan mereka dalam dua posisi penting. Pertama, sebagai teroris yang menguasai negara Suriah, merembet ke Irak, dan negara-negara di sekitarnya. Kedua, mereka menamai diri mereka sebagai kebangkitan Islam   yang seolah menunjukkan merekalah yang benar, atau ingin diakui oleh internasional sebagai kekuatan Islam   yang layak. Lazimnya sebuah penguasa baru, entah faktor   apa dibalik itu, dengan dukungan persenjataan yang memadai, mereka bergerak memperluas wilayah dan menguasai sebagai daerah mereka. Seolah tidak bergerak sendiri, media internasional menyiarkan secara masif kebrutalan mereka. Sehingga secara implisist m...

KETIKA MAS GAGAH PERGI

Oleh : Helvi Tyana Rosa Mas gagah berubah! Ya, beberapa bulan belakangan ini masku, sekaligus saudara kandungku satu-satunya itu benar-benar berubah! Mas Gagah Perwira Pratama, masih kuliah di Tehnik Sipil UI semester tujuh. Ia seorang kakak yang sangat baik, cerdas, periang dan tentu saja…ganteng !Mas Gagah juga sudah mampu membiayai sekolahnya sendiri dari hasil mengajar privat untuk anak-anak SMA . Sejak kecil aku sangat dekat dengannya. Tak ada rahasia di antara kami. Ia selalu mengajakku ke mana ia pergi. Ia yang menolong di saat aku butuh pertolongan. Ia menghibur dan membujuk di saat aku bersedih. Membawakan oleh-oleh sepulang sekolah dan mengajariku mengaji. Pendek kata, ia selalu melakukan hal-hal yang baik, menyenangkan dan berarti banyak bagiku. Saat memasuki usia dewasa, kami jadi semakin dekat.Kalau ada saja sedikit waktu kosong, maka kami akan menghabiskannya bersama. Jalan-jalan, nonton film atau konser musik atau sekedar bercanda dengan teman-teman. Mas Gagah yang...